Panduan Membeli iPhone Bekas


Membeli iPhone secondhand atau bekas memanglah bukan perkara mudah, apalgi bila ingin mencari iPhone bekas yang masih baik dari segi fisik 

Banyak toko menawarkan berbagai macam iPhone bekas mulai dari harga rendah sampai tinggi, namun  perlu diperhatikan dengan seksama dan kita harus menjadi pembeli yang cerdas agar tidak merasa dirugikan nantinya. Simak berikut tips nya :

1. Cek Kondisi Fisik

Tentu dari sekilas iPhone memang menarik namun tidak demikian bila terjadi goresan atau dent yang bisa mengganggu pandangan mata atau kenyamanan kita ketika menggunakannya. Berikut dari segi fisik yang harus diperhatikan;

Pertama, cek kondisi layar (LCD) apakah ada retak atau terangkat.
Kedua, periksa tombol home, untuk seri iPhone 5S, 6, 6S, dst coba untuk scan finger.
Ketiga, pastikan tombol on/off dan volume masih bisa digunakan.
Keempat, jack earphone apakah masih berfungis dengan normal begitu juga dengan earphone bawaan iPhone original nya.
Kelima, cek port USB, kabel, serta adaptor. Pastikan adaptor bias digunakan dengan normal. Biasanya kalau original agak berat.
Keenam, tes speaker apakah masih bisa berfungsi dengan baik, jangan lupa mix juga saat digunakan untuk telepon.

2. Cek Keaslian

Ketika ingin membeli iPhone bekas ada baiknya mengecek keaslian iPhone yang akan dibeli. Mengingat banyaknya iPhone palsu yang beredar di pasaran saat ini membuat kita harus ekstra hati-hati ketika ingin membeli iPhone bekas.

Cara yang paling mudah mengetahui apakah itu iPhone asli atau iPhone palsu dengan mengecek IMEI atau nomor seri. Karena banyak sekali ditemui harga iPhone yang sangat murah setelah di cek ternyata operating system nya bukan iOS. Ada juga iPhone dengan kualitas HDC dsb nya sehingga menyerupai iPhone, memang dari segi fisik sama namun isi yang membedakan.

3. Cek Garansi

Sebenarnya ini opsional karena kebanyakan iPhone bekas memang sudah habis garansi, namun banyak toko yang menawarkan garansi toko bahkan distributor. 

Harus diketahui bahwa tidak ada istilah garansi internasional untuk iPhone, yang benar adalah garansi regional. Artinya iPhone hanya bisa klaim garansi di negara iPhone tersebut dikeluarkan. Untuk mengetahuinya, kamu bisa lihat di dus belakang kiri bawah. Contoh kode negara untuk iPhone:
  • MY/A: Malaysia
  • LL/A: Amerika
  • X/A: Australia
  • ZP/A: Singapore, Hongkong
  • PA/A: Indonesia

4. Cek iCloud

Pastikan status iCloud terbuka bila membeli iPhone bekas apabila tidak maka iPhone yang anda beli tidak akan bisa digunakan. Anda tidak akan bisa menggunakannya hingga Anda berhasil membuka iCloud iPhone terkunci tersebut. Dengan membeli iPhone bekas yang status iCloud sudah terbuka kita tidak perlu lagi menghubungi penjual atau mengeluarkan uang untuk biaya jasa unlock iCloud. Karena dari pengalaman untuk harga jasa unlock iCloud tidak lah murah 

Karena iPhone yang terkunci iCloud harganya akan turun drastis dari harga sebelumnya, maka berhati-hatilah, janngan ragu untuk menanyakan kepada penjual sebelum membeli.

5. Cek iPhone FU atau SU 

Banyak yang masih bingung mengenai iPhone FU atau SU memang apa sih bedanya iPhone FU dan SU? iPhone FU (Factory Unlock) adalah jenis iPhone yang tidak dikunci oleh pabrik pembuat iPhone, sehingga iPhone ini dapat digunakan untuk semua kartu SIM di seluruh dunia. Jadi, kita bisa ganti layanan operator sesuai kebutuhan kita.

Sedangkan iPhone SU (Software Unlock) adalah jenis iPhone yang sudah di-unlock menggunakan software. Jadi iPhone ini sebelumnya adalah jenis iPhone yang di-lock oleh pabrik untuk menggunakan satu kartu saja. 

Proses unlock bisa dilakukan dengan cara di-jailbreak dan biasanya tidak 100% seluruh fungsi akan berjalan normal. Kerja dua kali kan mending beli FU

6. Cek Kelengkapan

Tanyakan kelengkapan perangkat, baik accesoris ataupun surat-surat berharga lainnya.

Untuk membeli iPhone bekas juga demikian, tanyakan mengenai Box, kartu garansi, atau jika iPad tanyakan kartu asuransi. Karena jika membeli iPad akan mendapat asuransi terhadap kerusakan seperti jatuh, terbakar, kesiram dan lainnya. Namun itu jika membeli di iBox.

Kemudian tanyakan juga earphone, charger, kabel data, SIM ejector, dan jika masih tersisa tanyakan juga sticker apple. 

Jangan lupa unntuk menawar harganya lebih rendah jika ada salah satu dari kelengkapan yang kurang atau tidak original bawaan Apple.


Sekian rekomendasi tips penting ketika membeli iPhone bekas, kalau dari saran saya sendiri lebih baik beli yang baru untuk meminimalisir kekawatiran saat memilih barang. Namun bila budget standar kita harus menjadi smart buying.

Selamat berburu iPhone, semoga membantu

Postingan terkait:

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :